SEKILAS INFO
: - Thursday, 26-11-2020
  • 2 bulan yang lalu / Selamat Datang di website informasi sekolah SMA BOPKRI 1 YOGYAKARTA
Studi Banding Jurnalistik BOSA

Pembelajaran Berharga dari Studi Banding Jurnalistik

Kebersamaan para anggota ekstra kurikuler (ekskul) Jurnalistik SMA BOPKRI 1 kembali terwadahi dalam kegiatan Studi Banding ke Jakarta, 24-27 April 2018. Sebanyak 32 siswa berpartisipasi dalam program Jurnalistik yang berlangsung setiap tahun ini. Kali ini kami didampingi dua guru,  Pak Adjie (Pembimbing Jurnalistik dan Guru Bahasa Indonesia) dan Ibu Irianti (staf Kesiswaan). Tidak hanya anggota Jurnalistik yang mengikuti kegiatan ini, namun beberapa anak di luar ekskul ini tertarik mengikutinya. Studi Banding ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dan pengalaman di dunia jurnalistik serta memotivasi para peserta agar lebih mencintai bidang kejurnalistikan.

Selasa 24 April 2018 pukul 13.00 WIB peserta stidu banding berangkat dengan menggunakan bus, dan tiba di Jakarta Rabu dini hari. Selama di bus, banyak canda tawa dari para peserta seakan-akan rasa lelah dan kurang tidur tak mereka rasakan selama perjalanan. Mereka langsung menuju tempat transit di Masjid Istiqlal untuk mandi dan mempersiapkan diri menuju tempat kunjungan di hari pertama di Jakarta.

Kegiatan pertama studi banding adalah ke Dufan (Dunia Fantasi) karena lembaga media massa yang hubungi meminta kami Kamis ke kantor mereka. Tak kenal lelah, peserta studi banding langsung menuju ke Dufan untuk berekreasi. Walaupun cuaca kurang bersahabat (hujan) tetapi semangat mereka tetap membara untuk mencoba berbagai wahana di sana.

Setelah kurang lebih dua setengah jam bermain di sana, para peserta makan siang kemudian melanjutkan perjalanan menuju gedung Net TV di Kecamatan Setiabudi, Karet Semanggi, Jakarta Selatan, untuk menonton tayangan live Ini Talkshow yang dimulai pukul 20.00 WIB namun jam 19.00 rombongan harus sudah tiba di stasiun TV nasional yang masih berusia muda tersebut.

Sebelum acara dimulai, peserta mendapatkan briefing dari floor director (pelaksana acara seperti kameramen dan lain-lain) agar tayangan “canda tawa” yang dipandu Andre Taulany dan Sule di layar TV nanti tampak semarak dan menarik ditonton. Pihak Net TV meminta penonton responsif, banyak bertepuk tangan dalam menyaksikan Ini Talkshow langsung di studio. Selain siswa BOSA, malam itu ada dua perguruan tinggi terkenal yang turut menyaksikan yakni para mahasiswa dari Universitas Pajajaran Bandung dan Universitas Negeri Makassar Sulawesi Selatan.

Boleh dikata rombongan dari BOSA beruntung menonton tayangan sarat canda di Rabu malam itu karena beberapa bintang tamunya terkenal seperti Chika Jessica, Kevin Julio, dan Arafah Komika. Pukul 22.00 acara berakhir dan langsung menuju Hotel 88 di jalan Mangga Besar No 62 Jakarta Barat untuk check in dan beristirahat.

Belajar jurnalistik diGADIS

Kamis 26 April 2018 pagi peserta studi banding mengawali hari dengan makan pagi lalu meninggalkan hotel tepat pukul 08.00 WIB. Hari ini tujuan mereka adalah berkunjung ke Majalah Gadis, yang sesuai kesepakatan pukul 10.00. Dengan mengenakan seragam putih abu-abu peserta studi tour tiba di kantor GADIS sebelum jam 10.00.

Peserta studi banding dari SMA BOSA diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi Mbak Oni Sihombing, Mbak Maharani Legita dan dua Redaktur Majalah Gadis. Di sana, mereka belajar banyak hal mengenai tulis-menulis, membuat design/layout majah yang menarik, bagaimana teknik berwawancara dengan orang terkenal (artis, musisi, bintang film Indonesia maupun internasional), meliput acara bergengsi dan lain-lainnya. Mereka juga dipersilahkan melihat secara langsung tempat kerja para jurnalis GADIS dan melihat proses masuknya berbagai naskah, kemudian di desain/layout hingga menjadi suatu majalah yang apik dan menarik.

Dari kantor Gadis, rombongan makan siang dengan lunch box. Mereka makan bersama dengan penuh kegembiraan. Selanjutnya, pada pukul 15.00 perjalanan dilanjutkan menuju gedung Metro TV untuk menonton acara Kick Andy, talkshow inspiratif  yang dipandu oleh Andy F Noya. Lagi-lagi peserta harus melakukan perjalanan lebih awal agar tak terjebak kemacetan yang lazim terjadi di Jakarta.

Kick Andy yang inspiratif

Tayangan Kick Andy yang para siswa SMA BOSA tonton malam itu bersifat tapping, artinya direkam, tidak live. Seperti biasa, tayangannya sangat inspiratif dan mengajak kita berbuat baik bagi banyak orang. Temanya tentang perjuangan orang-orang yang ingin menyelamatkan hutan-hutan di Indonesia. Para narasumber yang dihadirkan malam itu antara lain seorang fotografer profesional, para aktivis HII (Hutan Itu Indonesia) – organisasi pecinta hutan, pencipta lagu sekaligus musikus, siswi SMA kelas XI di Jakarta berumur 16 tahun yang memanfaatkan limbah serbuk kayu untuk pengharum ruangan, serta Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Seperti biasa, di akhir acara pukul 22.00, para penonton yang menyaksikan langsung Kick Andy di studio Metro TV mendapatkan buku gratis. Buku yang diterima malam itu bersampul hitam dengan tulisan merah berjudul “ The Miracle of Thinking BIG, Bagaimana Meraih Sukses di Masa Muda”.

Kesempatan berharga menonton langsung Kick Andy juga tak disia-siakan oleh peserta studi banding, mereka mencoba mewawancarai presenternya, Andy F. Noya, bahkan mereka juga berkesempatan mewawancarai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya. Dalam wawancara dengan Ibu Menteri, hal yang ditanyakan adalah perihal mungkinkah ada Hari  Hutan Nasional yang dicanangkan pemerintah dan bagaimana caranya agar remaja khususnya pelajar peduli terhadap hutan di Indonesia yang dijawab dengan baik oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut.

Menonton Kick Andy, menjadi kegiatan terakhir Studi Banding siswa SMA BOSA. Dari gedung Metro TV di bilangan Kedoya itu rombongan langsung pulang ke Yogya. Di daerah Cikampek, mereka menyempatkan membeli oleh-oleh untuk keluarga.

Puji Tuhan, perjalanan pulang ke Yogya berjalan lancar. Di bus para peserta bisa beristirahat dengan baik sehingga ketika tiba di Yogya pukul 16.00, mereka semua dalam keadaan sehat.

Begitu banyak pelajaran berharga yang para peserta dapatkan dalam ber-Studi Banding Jurnalistik ke Jakarta ini. Bertambahnya wawasan pengetahuan dan pengalaman di bidang jurnalistik yang mereka terima secara langsung di lapangan itu semoga dapat semakin mengasah bakat, kecintaan dan kemampuan mereka di bidang jurnalistik. Pada akhirnya nanti, ilmu dan kemampuan mereka itu harus mampu melahirkan karya-karya jurnalistik yang berguna bagi banyak orang, khususnya bagi keluarga besar SMA BOPKRI 1 Yogya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Agenda

Maps Sekolah