SEKILAS INFO
: - Monday, 23-11-2020
  • 2 bulan yang lalu / Selamat Datang di website informasi sekolah SMA BOPKRI 1 YOGYAKARTA

Bawa daku, penuhiku

Berilah diriku kasih putih di hatiku

            (Glenn Fredly, “Kasih Putih”)

Petikan lagu “Kasih Putih” yang dinyanyikan Glenn Fredly Latuihamallo ini  menjadi penuh makna ketika kita mengenang kepergiannya. Glenn bukan hanya mengisi hidupnya sesuai profesinya dengan menyanyi dan bermain musik, namun banyak melakukan karya kemanusiaan. Tompi, penyanyi yang juga dokter, menyebut hal menonjol yang dilakukan Glenn Fredly adalah kebaikan-kebaikannya kepada sesama (bukan sebatas musisi) yang dilakukan secara tulus, tanpa pamrih. Kasih putih itu telah menggerakkan perbuatan-perbuatan kemanusiaannya.

Glenn Fredly, penyanyi bersuara emas itu, tutup usia karena penyakit meningitis yang dideritanya, Rabu 8 April 2020. Ia meninggal dalam usia muda (lahir 30 September 1975) meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu, dan anak perempuan yang masih berusia dua bulan.  Ketika dimakamkan Kamis 9 April 2020, banyak pelayat mengiringi kepergiannya. Banyak ucapan duka yang diunggah di media sosial yang disampaikan oleh para musisi, penyanyi, aktivis kemanusiaqn, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung bahkan Presiden Joko Widodo. Pada instagram-nya, Joko Widodo selain mengunggah foto dia bersama Glenn Fredly, juga menulis, mendiang adalah tokoh muda yang menginspirasi anak-anak muda tanah air, terutama para pemusik, karena dedikasinya pada seni yang begitu luas dan dalam sebagai pencipta lagu, penyanyi, juga aktivis. Kepergian Glenn Fredly adalah kehilangan besar bagi dunia musik bangsa ini.

Glenn memulai terjun di dunia musik menjadi vokalis kelompok musik Funk Section. Tiga tahun kemudian dia bersolo karier dan meluncurkan lagu “Selamat Pagi, Dunia” yang melejitkan namanya. Tahun 2019 ia melepas album baru berjudul “Romansa Masa Depan”. Sebelum tutup usia, Glenn berencana pada Agustus 2020 meluncurkan album baru menandai 25 tahun kiprahnya di dunia musik Indonesia. Ada 10 album studio telah dilahirkan Glenn semasa hidupnya.

Perjalanan musik Indonesia telah banyak melahirkan penyanyi dan musisi besar. Namun ada yang berbeda dengan Glenn Fredly, karenanya ia dan hal-hal yang diperbuatnya semasa hidupnya menjadi penting dan inspiratif untuk dibahas. Ia tidak hanya menyanyi dan berkarya musik namun juga melakukan karya-karya kemanusiaan.

 

Nasib Musisi

Berkiprah hampir selama 25 tahun di dunia musik, Glenn Fredly mendapati kehidupan para musisi yang kehidupannya belum layak, bahkan kurang dihargai. Keprihatinan Glenn ini mendorongnya untuk memperjuangkan mereka agar memperoleh royalti yang selama ini lebih banyak dinikmati pencipta lagu atau penyanyinya. Glenn mengajak anggota DPR Anang Hermansah untuk berjuang mengesahkan UU Permusikan yang antara lain berisi tentang nasib para musisi itu, usaha ini menghadapi jalan terjal sehingga masih diperjuangkan hingga sekarang. Nasib para musisi yang diperjuangkan Glenn tidak hanya sebatas musisi panggung namun juga musisi jalanan.

Tetap dengan medium musik, Glenn Fredly melakukan karya-karya kemanusiaan
dengan menunjukkan kepeduliannya terhadap korban tsunami Aceh dengan melahirkan lagu Kita untuk Mereka. Perhatiannya terhadap permasalahan lingkungan hidup (kerusakan hutan)  dan pelestarian seni budaya khususnya di Indonesia Timur diwujudkan Glenn dengan menggelar konser bertajuk “Cinta Beta”, Glenn  mencoba mengajak pemerintah dan masyarakat memberi perhatian khusus terhadap nasib seni budaya yang terpinggirkan di Indonesia Timur.

Pertikaian antar agama yang terjadi di Maluku juga menjadi keprihatinan Glenn. Agar peristiwa ini tak terulang ia melakukan gerakan penyadaran dengan  memproduksi film “Cahaya dari Timur” yang sarat pesan tentang pentingnya kebersamaan dalam perbedaan. Glenn Fredly menjadi produser dalam film ini.

Menjelang kepergiannya, Glenn mengajak penyanyi Marcelo Tahitoe untuk berduet menyanyikan lagu untuk mendedikasikan penghargaan terhadap  para tenaga medis dan relawan kemanusiaan yang pada hari-hari belakangan ini bekerja keras merawat penderita wabah virus corona. Secara khusus Glenn berkampanye kemanusiaan dan mengunggahnya di akun pribadinya. Ia mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan bersama baik dengan menjadi relawan atau melakukan penggalangan dana

Sutradara film “Cahaya dari Timur” Angga Dwi Mas Sasongko menyebut Glenn Fredly adalah seniman yang mampu menangkap celah – meski kecil – yang membawa kebaikan bagi sesama. Glenn tidak pernah bekerja untuk mencari nama atau mempopularitaskan namanya. Ia selalu berkarya di belakang layar justru orang lain yang mendapat nama atas karya kemanusiaannya itu.

Semoga karya-karya kemanusiaan Glenn Fredly yang dilandasi “kasih putih” itu dapat menginspirasi bukan hanya para penyanyi dan musisi namun juga karya profesi lainnya.  Sudah saatnya kita tidak hanya suntuk berkutat dengan profesi kita masing-masing namun mengembangkannya dengan perbuatan-perbuatan kebaikan bagi sesama.

 

Adjie R.P.

TINGGALKAN KOMENTAR

Agenda

Maps Sekolah