SEKILAS INFO
: - Sunday, 13-06-2021
  • 8 bulan yang lalu / Selamat Datang di website informasi sekolah SMA BOPKRI 1 YOGYAKARTA
“Diperlukan kerja sama yang baik dari peserta didik,   sekolah, dan  orang tua, dalam PJJ”

Wawancara

Ibu Chatarina Evita Aprilianti, S.Kom., M.Eng :

 

Akibat menyebarnya wabah Corona virus disease-19 (Covid-19), berbagai sektor kehidupan masyarakat dunia menjadi lumpuh. Indonesia pun mengalaminya. Di bidang pendidikan, pada Maret 2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengeluarkan Surat Edaran nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat pandemi Covid-19 yaitu pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dibatalkan, proses belajar dari rumah, dan lain-lain.

Menindaklanjuti Surat Edaran tersebut, semua sekolah di Indonesia termasuk SMA BOPKRI 1 mengubah arah pembelajaran yang semula dilaksanakan tatap muka di kelas, berganti menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring (dalam jaringan) yakni  pembelajaran dilakukan di rumah dengan menggunakan teknologi informasi.

Peserta didik yang biasanya belajar di sekolah dengan pendampingan guru, wajib belajar mandiri ditemani orang tua. Guru yang biasanya mengajar, membimbing dan bertatap muka dengan peserta didik di kelas harus menyiapkan dan berkreasi untuk mengajar peserta didik dengan menggunakan teknologi informasi.

Hingga bulan Maret 2021 ini, berarti kita telah melaksanakan PJJ selama satu tahun. Bagaimana pelaksanaannya ? Apa permasalahan yang muncul ? Bagaimana pihak sekolah menyikapinya ? Apa yang dilakukan ke depan oleh sekolah kita jika pandemi Covid-19 ini berlangsung lama ? Untuk itu MABOSA diwakili oleh Kanya Partha (XII IPS 1), mewawancarai Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kurikulum SMA BOPKRI 1 Ibu Chatarina Evita Aprilianti, S.Kom, M.Eng.

Berikut ini wawancaranya.

 

Bagaimana tanggapan Ibu, ketika PJJ harus dilaksanakan karena pandemi Covid-19, apa yang perlu dilakukan untuk kelancaran pembelajaran di BOSA?

PJJ dilakukan di masa pandemi Covid–19 merupakan solusi paling aman yang bisa dilakukan saat ini. Wabah ini bisa menimpa siapa saja, dari segala macam kondisi, maka dengan berpegang pada prinsip bahwa kesehatan peserta didik dan pendidik adalah yang utama, maka pembelajaran jarak jauh (PJJ) adalah pilihan terbaik.

Yang perlu dilakukan untuk kelancaran pembelajaran jarak jauh di BOSA adalah kerja sama dan komitmen bersama dalam PJJ untuk mau aktif dalam peran masing masing, sebagai peserta didik mau bekerja sama sesuai dengan arahan dan jadwal yang sudah disusun, demikian juga dengan pendidik yang menyiapkan materi pembelajaran jarak jauh dengan mempertimbangkan segala hal.

Hal ini tidak mudah, dan banyak evaluasi yang perlu dilakukan demi keberhasilan bersama, tapi dengan keyakinan kuat dan bergandengan tangan bersama pasti masa-masa sulit ini bisa kita lalui bersama.

 

Bagaimana pihak sekolah mengkondisikan guru dan siswa agar antusias melakukan PJJ?

Pihak sekolah mengkondisikan PJJ dengan cara: (a) Sosialisasi jadwal dan mekanisme PJJ kepada peserta didik, pendidik dan orang tua. (b) Memastikan peserta didik siap mengikuti PJJ baik dari segi teknis maupun mental (manajemen diri peserta didik).(c) Membangun kerja sama peserta didik, wali kelas, orang tua dalam pelaksanaan PJJ dengan monitoring dari sekolah dalam hal ini bidang kurikulum. (d) Membantu peserta didik yang kesulitan PJJ dalam hal kendala teknis.(e) Melakukan evaluasi dan perbaikan PJJ.

 

Apakah ada kendala dalam melakukan kegiatan PJJ di BOSA?

Kendala dalam PJJ BOSA, dilihat dari segi kesiapan peserta didik sebagai peserta PJJ,  bisa dikategorikan menjadi 2 : (a) Eksternal, yakni kendala yang berasal dari luar peserta didik misalnya kendala teknis, jaringan internet down, HP bermasalah, laptop tidak bisa akses ke google classroom, dan lain-lain.(b) Internal yakni kendala yang berasal dari dalam diri peserta didik dan lingkungan keluarga, misalnya karena malas, kurang bisa mengatur diri, hal-hal lain dalam keluarga.

 

Apa saja hal-hal positif dan negatif dari PJJ?

Hal yang positif : (a) Pendidikan Karakter, bagaimana mengatur waktu, bagaimana disiplin mengupload tugas, bagaimana kejujuran dalam belajar dan proses mengerjakan tugas. (b) Wawasan dalam penggunaan teknologi untuk pembelajaran bertambah, baik dari sisi peserta didik ataupun pendidik.

Hal yang negatif : lebih kepada kita menjadi tergantung sekali dengan gadget dan jika tidak bisa mengatur waktu dan diri kita, maka akan menjadi sebuah hal yang memberi efek negatif ke tubuh, misal menjadi penyakit, mudah lelah, dan lain-lain.

 

Apa saja keluhan yang muncul dari pihak guru dan siswa saat melakukan PJJ?

Keluhan peserta didik mayoritas adalah belum bisanya mengatur waktu yang dirasakan sehingga berpendapat bahwa materi terlalu banyak. Sedangkan keluhan dari pendidik, masih ada peserta didik yang tidak mengikuti PJJ dengan baik, belum sadar bahwa hal ini masuk dalam persiapan untuk masa depan anak anak.

 

Apa hikmah berharga yang dapat dipetik dari PJJ ini?

Kesehatan itu penting dan pertemuan dengan anak-anak, teman, rekan kerja, menjadi hal yang sangat berharga karena tidak bisa dilakukan secara tatap muka pada masa pandemi ini.

 

Bagaimana rencana ke depan sekolah apabila PJJ akan berlangsung lama?

Sekolah pasti akan membuat rencana detail yang terstruktur dan berkelanjutan dalam PJJ jika akan berlangsung lama, dan akan mengkombinasikannya dengan beberapa metode, dengan tentu saja memperhatikan protokol kesehatan, dan berprinsip pada kesehatan peserta didik dan pendidik menjadi hal yang utama.

 

Apa pesan Bu Evita untuk seluruh siswa SMA BOSA yang sedang melaksanakan PJJ dan pesan untuk guru-guru yang mengajar dalam PJJ?

Tidak ada seorang pun yang menghendaki kondisi pandemi ini, seluruh dunia mengalaminya. Oleh karena itu perlu pemahaman dan kerja sama yang baik dari anak anak dan sekolah, juga orang tua, dalam PJJ ini. Bukan hal yang mudah untuk melaluinya, tapi kita yakin bahwa Tuhan pasti akan memberikan akhir yang indah dalam ujian kehidupan ini.

Anak-anak mohon dengan sangat memperhatikan protokol kesehatan, tetap di rumah selama PJJ, tidak berkerumun apalagi di malam hari, jaga kesehatan, selalu bermasker dan menjaga jarak.

Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita akan bertemu lagi dalam pembelajaran tatap muka. Selalu berdoa. Tetap semangat. Tuhan memberkati selalu.

 

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Agenda

Maps Sekolah