SEKILAS INFO
: - Wednesday, 21-04-2021
  • 7 bulan yang lalu / Selamat Datang di website informasi sekolah SMA BOPKRI 1 YOGYAKARTA

 

Oleh : Arkana Reuben Darmawan (XII MIPA 5)

 

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), atau ada pula yang menyebut pembelajaran daring, kini menjadi istilah yang akrab di telinga kita. Merebaknya wabah Corona virus disease-19 (Covid-19) di seluruh dunia termasuk Indonesia, membuat lumpuh berbagai sektor kehidupan masyarakat dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan pandemi covid-19 bulan Maret dan kini di penghujung tahun 2020, masa pandemi ini belum berakhir.

Di dunia pendidikan, begitu masa pandemi diumumkan Maret 2020, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim mengeluarkan Surat Edaran nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat pandemi Covid-19 yaitu pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dibatalkan, proses belajar dari rumah, ujian sekolah untuk kelulusan dan penilaian untuk kenaikan kelas. Sejak itulah PJJ kita laksanakan hingga hari ini. Itu artinya sudah hampir Sembilan bulan kita ber-PJJ.

Pembelajaran yang semula dilaksanakan di kelas, berganti menjadi jarak jauh (PJJ) atau daring yakni  pembelajaran dilakukan di rumah, tidak di dalam ruang kelas dengan menggunakan teknologi informasi.

Peserta didik yang biasanya belajar di sekolah dengan pendampingan guru, wajib belajar mandiri ditemani orang tua. Guru yang biasanya mengajar, membimbing dan bertatap muka dengan peserta didik di kelas harus menyiapkan dan berkreasi untuk mengajar peserta didik dengan menggunakan teknologi informasi.

Tentu ada kelebihan dan kekurangannya kita ber-PJJ. Kelebihannya adalah logistik mudah didapat. Lebih hemat karena tidak ada pengeluaran tambahan untuk transportasi karena kita hanya di rumah. Peserta didik dapat mengontrol kapan mereka belajar dan pada tahapan apa, PJJ dapat lebih dimungkinkan karena peserta didik dapat menyesuaikan pelajarannya sambil bekerja.

Kekurangannya adalah waktu dan pekerjaan yang berkaitan dengan penyampaian proses pembelajaran jarak jauh lebih banyak daripada proses pembelajaran secara tatap muka,Dukungan administratif untuk proses pembelajaran jarak jauh dibutuhkan untuk melayani jumlah peserta didik yang mungkin sangat banyak,Beberapa peserta merasa terasing karena jarak,Kurangnya struktur dan kebutuhan akan motivasi/inisiatif yang tinggi dapat merupakan tantangan (masalah) bagi para peserta.

Dengan mengetahui kelebihan dan terlebih-lebih mengikuti kekurangan dalam berproses untuk pembelajaran daring ini, kita sebagai pelajar dapat mengatur strategi agar tetap dapat melakukan yang terbaik dalam ber-PJJ.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Agenda

Maps Sekolah