image

Mengusung Nilai Kebersamaan di SMA BOSA

Suatu ketika Kepala SMA BOPKRI 1 Yogyakarta, Andar Rujito bercerita saat mengunjungi sebuah rumah sakit di Yogyakarta. Ia lalu tak sengaja bertemu dengan rekan lamanya yang sedang membesuk tetangganya dan kebetulan belum dikenalnya di rumah sakit. Dari obrolan yang cukup lama, Pak Andar lantas teringat pada hal yang dilakukan oleh siswa dan siswi SMA BOSA yakni tentang menjalin kebersaman.

SMA BOSA sendiri merupakan sekolah yang heterogen dan terdiri banyak siswa dari berbagai daerah. Perbedaan itu tak lantas membuat siswa saling menjauh. Malah banyak siswa dan siswi yang menjalin pertemanan yang akrab dan solid serta mendukung satu sama lain.

"Ada siswa yang tidak bisa study tour karena terkendala biaya. Tapi temannya tidak membiarkan malah mereka membantu. Mereka tidak ingin senang-senang sendiri sedangkan teman mereka ada yang diam di rumah karena tidak bisa ikut. Itu semangat kebersamaan di BOSA," kenang bapak Andar.

Hal itulah yang membuatnya kagum kepada siswa di BOSA. "Ini yang saya kagum bahwa SMA BOSA sejak dulu selalu mengusung kebersamaan siswa. Bisa di aktivitas saat di sekolah, bisa juga saat beraktivitas di luar sekolah. Inilah yang membuat kita merasa seperti keluarga," pungkasnya.