image

Pentingnya Hidup Bertoleransi

Toleransi berasal dari bahasa latin yaitu tolerare yang artinya menahan diri, bersikap sabar, membiarkan orang berpendapat lain dan berhati lapang terhadap orang-orang yang memiliki pendapat berbeda. Sikap toleran tidak berarti membenarkan pandangan yang dibiarkan itu tetapi mengakui kebenaran dak hak-hak asasi orang lain.

            Secara umum, toleransi adalah suatu sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Sikap toleransi menghindarkan terjadinya diskriminasi walaupun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat.

            Sikap toleransi juga sangat diperlukan dalam menyikapi keragaman di Indonesia karena sikap toleransi sangatlah berpengaruh dalam menyikapi keberagaman Indonesia. Jika tidak ada sikap bertoleransi, Indonesia bisa saja terpecah. Sikap toleransi dapat menghindarkan kita dari bahaya misalnya seperti pada peristiwa tahun 2000 yang terjadi akibat pertumpahan darah antara suku Madura dan suku Dayak. Pasti pada nggak mau, kan hal seperti itu terjadi lagi?

            Di Indonesia sendiri terdapat beberapa agama yang berbeda, maka sangatlah penting mempelajari toleransi. Dalam toleransi ini, setiap individu meyakini bahwa agama yang dianutnya paling benar tetapi sesama umat beragama tetap harus menghargai dan menghormati individu lain.Toleransi ini adalah toleransi yang menghargai semua bentuk perbedaan baik itu isi ajaran dan toleransi antar pemeluknya, maka sangatlah penting bagi kita untuk mempelajari toleransi agar tidak terjadi lagi perpecahan antar sesama, apalagi di negara kita ini terdapat banyak sekali suku, budaya dan agama.

            Oleh sebab itu manfaat hidup bertoleransi antara lain: (1) Menghindari peperangan atau perpecahan, artinya belajar menghargai setiap pendapat antar individu. Ini menjadi modal penting untuk menghindarkan perpecahan di dalam kehidupan masyarakat. (2) Mempererat hubungan antar manusia, artinya tidak hanya menghindarkan gejolak perpecahan, sikap toleransi juga bisa membuat hubungan antar manusia menjadi lebih erat. (3) Memperkuat iman, artinya setiap agama mengajarkan sikap toleransi antar umat lain yang berbeda agama (4) Menimbulkan rasa cinta terhadap negara, artinya landasan utama negara besar dan kuat adalah adanya sikap rasa toleransi antar masyarakat. (5) Dapat mengendalikan sikap egois, artinya kurangnya sikap toleransi antar manusia bisa diakibatkan adanya rasa egois yang terlalu tinggi, dibutuhkan rasa pengendalian.

            Bayangkan saja kalau kita tidak menerapkan hidup bertoleransi di Indonesia, mungkin bisa negeri ini bisa kacau. Contoh perilaku yang tidak bertoleransi antar sesama yaitu tidak menghargai satu sama lain, memotong pembicaraan orang lain, menjelek-jelekkan antar suku, budaya, agama dan lain-lain. Dampak tidak adanya toleransi antara lain: ketegangan sosial, saling bermusuhan, persaingan antara kedua pihak, berkurangnya ketentraman dan kenyamanan.

            Manusia merupakan makhluk yang memiliki pikiran, akal, dan perasaan yang berbeda. Dengan segala pikiran, akal, dan perasaannya, manusia tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu manusia disebut makhluk sosial, akibat dari pergaulan dengan manusia lain, kehidupan tidak selalu berjalan denga mulus, pasti akan ada timbul persinggungan dan gesekan dengan manusia lain.

Untuk menghindari persinggungan atau gesekan dengan manusia lain atau kelompok masyarakat lain, maka dikembangkan sikap hidup toleransi.Sikap inilah yang harus dimiliki setiap manusia bila ingin hidupnya berhasil di tengah masyarakat.

Bagaimana pendapat kalian?  

Artikel Terkait